INDOVISION

Indovision Sales Website

AJANG GELAK TAWA

gif

TOTAL KUNJUNGAN

MY VISITORS

Blog Archive

Tampilkan postingan dengan label Puisi Galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Galau. Tampilkan semua postingan

Pencarian Sebuah Misteri

Written By Kang Soegie on Jumat, 19 April 2013 | 21.07

Hari demi hari yang dilalui
Takkan pernah kembali lagi
Senang tawa cuma jadi cerita
Sedih dan duka tinggal kenangan belaka.

Esok hari sungguh misteri
Apa yang akan terjadi, kita takkan pernah mengerti
Dan lalu mengapa kadang kita selalu ingin mencari ?
Arti dari semua misteri yang senyata-nya belum terjadi.

Entahlah... akupun tak mengerti..

21.07 | 0 komentar | Read More

Pada Suatu Senja...

Written By Kang Soegie on Minggu, 14 April 2013 | 03.38

Rinai tawa menghias canda.
Gejolak asa mendendam rasa.
Pedih, perih, sesak di dada.
Kututup semua dengan gelak membahana...

Kutatap mega yang berarak di ujung senja.
Hitam menggantung, menambah kelam suasana.
Alam memang natural, tanpa pura.
Tak seperti kita yang tak jarang menangis dalam tawa...

Oh, masih indahkah kurasa ?
Ketika gelapmu, menutup iba.
Mengoyak rasa, menghujam dada.
Hingga derai tawaku, lenyap seketika...

Rinai tawa menghias canda.
Kini hilang ditelan senja.
Pedih, perih, sesak di dada.
Menghias kelam suasana...

*April 2013
03.38 | 0 komentar | Read More

BELAJAR BERPUISI-PUISI GALAU

Written By Kang Soegie on Rabu, 22 Agustus 2012 | 13.48


~ELEGI HATI YANG SEPI~

Keringnya jiwa jauh dari ranah agama.
Sepinya hati nan membelenggu diri.

Dan lalu kutertawa tuk menutup sendunya lara merana.
Ketika dengan percuma, kuobral tubuhku nan hina dina.
Pada mereka para durjana,
Hingga apa bedanya diriku dengan mereka…

Ketika kau bertanya…

Kau nikmatikah persenggamaan yang penuh nista ini ?

Bibirku rapat terkatup sulit tuk berucap….

*Denpasar, 22 Agustus 2012*

~KALA ITU~

Kala itu, sang surya yang riang,
Pulang ditendang senja nan temaram…
Jinggamu, semburatkan galau.
Menghalau riuhnya senda gurau.
Tadi siang…

Ah… masihkah ada tersirat,
Sehelai asa di malam nan pekat ?
Ketika kakiku lelah melangkah,
Mencari sinar rembulan dalam pekatnya malam.

Entahlah….

*Di suatu tempat pada suatu masa*

13.48 | 0 komentar | Read More